Beranda » Blog » Madu Asli dan Palsu, Sudah Kenal Cirinya?

Madu Asli dan Palsu, Sudah Kenal Cirinya?

Diposting pada 21 Desember 2022 oleh bang mimin / Dilihat: 174 kali

madu asli dan palsu, ini yang asli

Pertanyaan madu asli dan palsu adalah pertanyaan yang paling sering diterima oleh penjual madu dari konsumen.

Karena seringnya ditanyakan soal ini, kami jadi maklum saja kalau akhirnya nanti konsumen bertanya lagi soal keaslian dari madu yang kami jual.

Sejak 2014, awal menjual madu hutan murni, kami sudah berkomitmen  untuk menghadirkan hanya madu asli yang terbukti asli. Kalau dulu belum ada uji lab, jadi kita berpegangan pada ‘keamanahan’ si pemasoknya. Untuk itu kami benar-benar selektif saat memilih pemasok.

Kalau hari ini, kemajuan teknologi sangat membantu untuk melakukan pengujian setiap madu yang masuk, jadi secara mandiripun kita bisa melakukan pengujian keaslian dari madu hutan yang kita terima dari pemasok.

Cerita soal pemasok, pemasok madu kami yang pertama sekali (Pemasok madu hutan sialang Riau) bahkan pernah ditipu oleh timnya sendiri. Madu yang beliau dapatkan dari tim pencari madu adalah madu palsu atau madu sirupan atau madu oplosan. Karena kapok, beliaupun akhirnya menghentikan aktifitas jual madunya dan mengganti ke produk-produk herbal saja.

Namun, saat ini ketika perkembangan pertumbuhan koloni lebah Apis melifera di daerah Siak riau, beliau terjun lagi ke bisnis madu dengan menjadi peternak lebah Apis melifera di hutan tanaman industri akasia milik beberapa perusahaan multinasional. Seperti Indah Kiat milik Grup Sinarmas dan lain-lain.

Ya Pohon akasia ini akan dipakai sebagai bahan baku untuk pembuatan kertas. Namun, pohon ini memiliki nektar bunga yang dapat menjadi sumber makanan dari lebah, sehingga cocok dijadikan sumber pakan lebah dan si lebah akhirnya menghasilkan madu yang dapat dimanfaatkan manusia.

Dan akhirnya sekarang produk madu akasia membanjiri pasaran dan harganya sempat jatuh sekali, karena panen yang berlimpah. Musim hujan membawa berkah bagi petani madu akasia, banyak panen gagal, tapi dengan itu produksi menjadi terbatas dan harga madu dapat terangkat lagi.

Dan melalui artikel ini, kami akan menceritakan pengalaman kami berinteraksi dengan madu, apa saja yang menjadi ciri atau tanda bahwa madu yang kita terima asli atau palsu. Tentu saja ditambah dengan berbagai informasi lain terkait madu yang akan bermanfaat untuk kita semua.

Kita mulai dengan menjawab beberapa pertanyaan yang sering diajukan ke mesin pencari google

Apakah Madu Asli Tidak Dimakan Semut?

Kadang suka geli sendiri dengan pertanyaan ini. Kalau kita balik pertanyaannya, apa yang menyebabkan semut mau datang? Semut datang karena ada yang manis-manis. Lalu kenapa semut suka sama yang manis-manis?

Banyak pakar yang mengatakan bahwa semut sangat tergantung pada zat yang ada pada gula. Zat tersebut akan diubah menjadi energi yang dapat membuat si semut menjadi bertenaga. Oleh karena itu semut selalu berburu yang manis-manis atau yang mengandung gula. Ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi tubuh mereka.

Kedua, ada hal menarik nih dari si semut, bahwa ternyata semut itu tidak suka dengan pemanis buatan atau pemanis sintetis. Mungkin si semut tau ya, kalau pemanis buatan itu gak baik untuk kesehatan.

Dalam salah satu tips survival kalau kita berada di hutan dan sulit menemukan makanan yang beracun atau tidak, cara sederhana mengenali makanan yang mana justru perhatikan tumbuhan yang dikonsumsi oleh binatang lain.

Logikanya, kalau binatang aja mau, maka besar kemungkinan makanan itu aman dikonsumsi.

Sama sepertihal-nya madu dan semut yang selama ini juga jadi perdebatan bahwa madu asli itu tidak dikerubuti semut. Semut gak suka madu asli. Kami justru jadi khawatir kalau madu kami tidak disukai semut, jangan-jangan madunya justru gak aman dikonsumsi.

Semut yang kecil aja ogah konsumsi-nya, ya kan?

Madu Asli Tahan Berapa Lama?

Kalau  kita cek di google, ada banyak sekali artikel yang sudah menjelaskan tentang pertanyaan ini, Berapa lama tahan madu asli atau madu asli punya kadaluarsa/ expired atau tidak?

Intinya, madu asli murni tidak memiliki masa kadaluarsa, madu tetap dapat dikonsumsi walaupun sudah disimpan lama. Asalkan, tempat penyimpanannya benar – benar rapat dan madu terhindar dari kontaminasi lingkungan sekitarnya.

Selain itu, dengan lamanya disimpan, yang terjadi selanjutnya biasanya ‘rasa’ madu yang sedikit berubah bila dibandingkan dengan madu fresh. Untuk kandungan madunya apakah masih memiliki khasiat/ manfaat dibanding madu fresh, kami belum menemukan kajian tentang ini.

Pertanyaan selanjutnya adalah kenapa madu asli atau madu murni tidak memiliki kadaluarsa? Begini, kita sering mendengar atau membaca bahwa madu memiliki kandungan anti bakteri, yang karena kandungan ini madu dapat digunakan sebagai anti biotik alami saat kita luka. Agar luka kita terhindar dari bakteri yang menyebabkan infeksi, madu dapat mencegahnya.

Bakteri adalah mahluk yang melakukan proses penguraian bahan organik, seperti bahan makanan yang kita makan. Itu sebabnya ketika makanan disimpan dalam waktu lama dan tidak dalam kondisi yang steril, makanan tersebut akan mudah rusak karena ada bakteri yang menguraikan zat-zat di dalamnya.

Karena madu memiliki kandungan anti bakteri, hal ini tentu menyebabkan bakteri pengurai tidak dapat berkembang di dalam madu. Sehingga logikanya jadi nyambung, karena tidak ada ‘pengurai’ di dalam madu, maka madu asli/ murni akan memiliki susunan kimia yang sama sejak awal pemanenan hingga akhirnya madu terkontaminasi.

Bentuk kontaminasi madu bisa berupa udara yang menyebabkan oksidasi kandungan gula dalam madu hingga berubah menjadi alkohol.

Kalau kawan-kawan perhatikan, saat madu disimpan dalam kondisi tutup yang agak terbuka, sehingga udara bisa masuk ke dalam kemasan, gula di dalam madu akan mengalami proses kimia menjadi alkohol. Hal ini ditandai dengan tingginya kadar air, gas dan perubahan aroma madu yang menjadi aroma alkohol.

Selain itu, sifat higroskopis madu menyerap uap air yang ada di dalam udara. Dalam waktu yang lebih panjang, jika tutup kemasan madu terbuka, akan menyebabkan kadar air madu meningkat. Peningkatan kadar air ini juga menyebabkan madu menjadi lebih bergas dan lebih mudah teroksidasi menjadi alkohol.

Saat ini terjadi, maka madu sudah tidak dapat dikonsumsi lagi. Untuk itu, jika sudah di buka kemasan madu, kita harus menutupnya kembali dengan rapat. Apa lagi ketika madu yang kita beli adalah madu mentah (raw honey).

Untuk memperpanjang usia penyimpanan madu murni/ madu mentah, dapat dilakukan dengan proses pengurangan kadar air madu dengan menggunakan pemanas yang masih aman bagi madu. Biasanya madu dipanaskan dengan suhu yang kurang dari 50 derajat, sehingga kandungan enzim, mikroba baik di dalam madu tidak mengalami perubahan atau pengurangan.

Saat ini kami di refillmadu sedang pada tahap ujicoba alat pemanas madu yang ditujukan untuk memperpanjang usia simpan madu di suhu ruangan. Karena kami banyak mendapatkan komplain dari konsumen, madu murni/ mentah Al Hafizh jika disimpan lama gasnya akan menekan tutup dan botol sehingga botol menjadi kembung dan pada satu waktu bisa pecah.

Jual Madu Hutan Asli Sumatera di Medan dan Sekitar

Jual Madu Hutan Asli Sumatera di Medan dan Sekitar

Kenapa Madu Tidak Boleh Disimpan Di Dalam Kulkas?

Madu sejatinya adalah campuran dari gula dan senyawa lainnya, terutama fruktosa (sekitar 38,5%) dan glukosa (sekitar 31,0%), sehingga mirip dengan sirup gula sintetis diproduksi terbalik, yang sekitar 48% fruktosa, glukosa 47%, dan sukrosa 5%. Karbohidrat madu yang tersisa termasuk maltosa, sukrosa, dan karbohidrat kompleks lainnya. Seperti semua pemanis bergizi yang lain, madu sebagian besar mengandung gula dan hanya mengandung sedikit jumlah vitamin atau mineral. Madu juga mengandung sejumlah kecil dari beberapa senyawa dianggap berfungsi sebagai antioksidan, termasuk chrysin, pinobanksin, vitamin C, katalase dan pinocembrin. Komposisi spesifik dari sejumlah madu tergantung pada bunga yang tersedia untuk lebah yang menghasilkan madu.

Campuran madu dengan senyawa gula karbohidrat komplek yang sehat tersebut diikat oleh partikel air. Pada kondisi normal, madu sebenarnya memiliki suhu yang hangat sekitar 29 derajat. Selain itu, madu memiliki sensitifitas yang tinggi terhadap suhu disekitarnya.

Dengan suhu kulkas yang lebih rendah dari suhu ruang atau suhu madu itu sendiri, hal ini akan mempercepat proses kristalisasi gula yang ada di dalam madu. Walau dalam kondisi normalpun madu memiliki peluang mengkristal.

Lalu bagaimana jika madu sudah mengkristal?

Jika madu sudah mengkristal sebenarnya kita gak perlu panik, biasanya kami merendamnya di dalam air hangat sekitar 60-70 derajat untuk mencairkan kristal gula menjadi ke bentuk awal madu yaitu cairan berwarna merah kecoklatan.

baca juga : tentang madu mengkristal

Di luarnegeri, madu mengkristal justru dicari orang dan siap dibayar mahal. Karena menurut mereka, madu yang mengkristal itu adalah madu yang bagus yang benar-benar asli murni. Cuma di Negeri ini, justru masyarakatnya sebagian menganggap madu mengkristal sebagai madu yang diproduksi/ dibuat dengan menggunakan gula sintetis.

Madu Apa yang Paling Bagus?

Setiap madu memiliki karakter yang berbeda-beda. Karakter madu ditentukan oleh nektar yang dikumpulkan oleh si lebah. Jika ditanya madu apa yang paling bagus, jawabannya sangat relatif. Madu yang paling bagus menurut literatur islam masa lalu yang pernah saya dengar, adalah madu yang dihasilkan oleh lebah lokal.

Artinya apa? madu yang paling bagus adalah madu yang dihasilkan oleh lebah lokal yang mengonsumsi nektar bunga di daerah disekitaran kita tinggal. Jika lingkupnya diperluas, maka jika kita hari ini tinggal di pulau sumatera, maka madu yang paling bagus untuk kita konsumsi adalah madu yang dihasilkan oleh lebah di pulau sumatera, madu hutan atau madu sumatera.

Begitupun kalau kita tinggal dipulau lain, maka madu dari pulau itulah yang sejatinya produk madu terbaik untuk tubuh kita. Namun, jika dipulau tersebut sulit didapati madu, ga ada salahnya jika kita mengonsumsi madu dari pulau lain. Misalnya penduduk jawa yang mengonsumsi madu sumatera.

Madu Asli Apa Manfaatnya?

Apa saja manfaat madu yang akan kita rasakan ketika mengonsumsinya? Jika kita lihat dari kandungan yang ada di dalam madu, kita akan dapat menemukan manfaat di dalamnya.

Manfaat pertama yang kita rasakan adalah madu dapat menjadi sumber energi bagi tubuh yang instan, hal ini karena kandungan madu yang utama adalah gula monosakarida. Dikatakan mono artinya rantai karbon penyusun gula dalam madu adalah rantai tunggal.

Apa efeknya ke tubuh? Efeknya adalah ketika gula monosakarida ini masuk ke tubuh, maka tubuh akan dengan mudah menyerapnya tanpa bantuan insulin yang dihasilkan pankreas. Dengan kata lain, ketika mengonsumsi madu, gula dalam madu tidak membebani tubuh, tidak membebani pankreas.

Pankreas yang terbebani dalam waktu yang panjang akan membuat pankreas cepat aus dan efek lain tubuh mengalami retensi insulin.

Jadi, manfaat mengonsumsi madu yang pertama adalah sumber energi instan bagi tubuh yang tidak membebani pankreas untuk memecah gulanya menjadi energi. Tubuh dapat mengonversi energinya secara langsung. Sehingga madu sebagai pemanis tetap relatif aman bagi penderita diabetes.

Manfaat kedua ketika mengonsumsi madu adalah kandungan anti bakteri dalam madu yang akan membantu penyembuhan luka. Sering kali ketika kita batuk yang lumayan keras, hal itu menyebabkan tenggorokan menjadi luka. Jika dalam waktu yang lama, luka itu akan menyebabkan infeksi karena bakteri masuk ke dalam luka. Jika kita pergi berobat ke dokter, maka salah satu resep dokter adalah antibiotik.

Dengan kandungan anti bakteri, madu dapat menjadi antibiotik alami yang akan membantu penyembuhan luka, terutama luka yang ada di dalam tubuh. Luka lain yang sering terjadi di dalam tubuh adalah luka di lambung. Nah, madu bisa jadi solusi pengobatan luka yang ada di dalam tubuh.

Selain itu dengan kandungan flavonoid yang merupakan metabolit sekunder dari  polifenol, ditemukan secara luas pada tanaman serta makanan dan memiliki berbagai efek bioaktif termasuk anti virus, anti inflamasi (Qinghu Wang, dkk, 2016), kadrioprotektif, anti diabetes, anti kanker (M. M. Marzouk, 2016), anti penuaan dan anti oksidan (Vanessa dkk, 2014).

Ini alasan mengapa madu mampu meredakan radang dan membantu pemulihan secara bertahap pada tubuh manusia.

Obat Herbal Diabetes dari Madu

Apa Efek Samping Minum Madu Setiap Hari?

Nah, bicara efek samping sebenarnya kita kembali ke kaidah bahwa apa apa yang berlebihan biasanya tidak baik. Begitupun dengan konsumsi madu dengan jumlah yang berlebihan.

Seperti kita ketahui bersama, madu adalah cairan manis yang terdiri dari unsur gula, walau gula yang dikandung adalah gula rantai tunggal, mudah diserap, jika dikonsumsi secara berlebihan tetap akan memberi efek kenaikan kadar gula darah.

Namun, jika dikonsumsi dengan jumlah yang tepat, madu yang kita konsumsi tidak akan menaikkan kadar gula, ini dilakukan pengujian secara langsung oleh seorang exdiabetes. Bahwa beliau mengonsumsi madu hutan kemudian dilakukan pengukuran kadar gula darah setelah konsumsi madu hutan.

link pengujian yang beliau lakukan dapat dilihat pada akun IG : ExDiabetes

Di samping itu konsumsi rutin madu dalam jumlah yang tepat akan membuat tubuh melakukan detoxifikasi kotoran tubuh. Jika ditambahkan aktifitas berbekam setiap bulan akan memberi efek yang jauh lebih baik.

Kenapa tubuh melakukan detox, seperti sudah dijelaskan sebelumnya, madu memiliki kandungan anti kanker, anti radang, anti virus, anti bakteri.

Tapi, kalau madu palsu yang kawan-kawan konsumsi, sedikitpun ia akan memberi efek negatif ke tubuh.

Order Madu Al-Hafizh Via admin Wa : 0813-7072-1854

 

Bagaimana Cara Mengetahui Madu Asli atau Palsu?

Ada banyak infomasi yang beredar di tengah masyarakat tentang bagaimana mereka mengenali madu yang mereka konsumsi adalah madu asli atau palsu. Beberapa diantaranya justru hanya mitos yang tidak berdasar sehingga tidak dapat dijadikan rujukan dalam menilai sebuah madu itu apakah ini madu asli atau madu palsu?

Apa saja mitos yang banyak beredar di tengah masyarakat tentang madu?

Pertama, madu asli tidak akan beku di dalam kulkas/ frezzer, namun faktanya madu mentah yang disimpan dalam frezer atau kulkas dalam waktu yang lama akan menyebabkan terjadinya kristalisasi kandungan gula yang ada di dalam madu seperti glukosa dan fruktosanya. Dalam paragraf sebelumnya sudah kita singgung kenapa madu sebaiknya tidak disimpan di dalam kulkas dan apa penyebabnya.

Kedua, madu asli tidak dikerubuti semut dengan kata lain semut tidak menyukai madu asli.  Ini tentu logika yang salah, karena madu sejatinya adalah gula monosakarida, gula rantai tunggal yang sudah pasti manis dan semut diciptakan Allah memiliki sensor yang dapat mengenali makanan manis yang bermanfaat untuk mereka dan koloninya. Bahkan menurut penelitian, semut justru gak suka dengan gula sintetis.

Ketiga, madu asli tidak tembus dikertas tisu/ koran. Madu sendiri adalah cairan yang memiliki kadar air berbeda-beda. Kalau madu hutan sumatera yang kita jual, kadar airnya berkisar 24-26 % ini akan membuat madu yang kita terima dalam kondisi yang lumayan encer. Dengan kadar air yang tinggi ini, bisa dipastikan akan membuat kertas tisu menjadi basah dan akhirnya membuat madu menembus pori-pori kertas.

Sedangkan untuk madu yang kadar airnya rendah berkisar 17-18 % bisa saja “tidak tembus” (dalam tanda petik) karena bisa saja dengan kekentalannya sulit menembus pori-pori kertas yang halus, sehingga dalam beberapa ujicoba madu kental akan membuat madu terlihat tidak tembus di kertas tisu atau koran.

Dan ada beberapa mitos lain yang akan kawan-kawan temui di lapangan.

Lalu bagaimana cara yang paling tepat untuk menguji keaslian dari madu yang kita konsumsi?

Pertama lakukan pengujian laboratorium, kawan-kawan bisa melakukan pengujian di lab yang memang menyediakan jasa pengujian. Akan ada beberapa indikator yang akan diuji dan kita bisa memilih ingin mendapatkan variabel apa.

Untuk laboratorium ini sendiri menurut pengalaman kami  ada dua jenis, pertama laboratorium yang masih “konvensional” dan laboratorium yang sudah menggunakan kecerdasan buatan dalam melakukan pengujian.

Untuk hasil uji, kami lebih merekomendasikan untuk menggunakan lab konvensional, biasanya hasilnya lebih baik/ lebih mendekati sebenarnya. Tapi gak ada salah melakukan keduanya, untuk melihat hasil dari dua sumber. Jadi ada dua pendapat.

Kalau beberapa teman bahkan melakukan pengujian sendiri dengan melihat beberapa indikator kasat mata. Memang secara angka tidak dapat dipertanggungjawabkan, hanya saja indikator yang terlihat dapat dijadikan penilaian yang dapat dipertanggungjawabkan.

Cara kedua untuk melakukan pengujian keaslian madu adalah dengan apa yang disebut sebagai metode organoleptik.

Uji organoleptik atau uji indra atau uji sensori merupakan cara pengujian dengan menggunakan indra manusia sebagai alat utama untuk pengukuran daya penerimaan terhadap produk.

Pengujian organoleptik mempunyai peranan penting dalam penerapan mutu. Pengujian organoleptik dapat memberikan indikasi kebusukan, kemunduran mutu dan kerusakan lainnya dari produk. (wikipedia)

Bagaimana uji organoleptik untuk produk madu?

Pernah satu waktu kami membawa sampel produk madu al-hafizh dari salah satu pemasok yang sudah kita putus karena uji organoleptiknya gagal sedangkan uji labnya lulus. Uji ini dilakukan salah satu keluarga kami, beliau sejak kecil sudah bersentuhan dengan madu hutan asli di kampungnya di daerah pesisir selatan sumatera barat.

Jadi sejak kecil tubuhnya, lidahnya, penciumannya benar benar sudah dilatih untuk mengenali madu yang asli.

Sampel yang kami bawa waktu itu hanya dicium, lalu beliau berkata, “Ini madu cuma ada campurannya.”

Kami yang punya prinsip hanya menjual madu murni tanpa campuran, jelas terkejut. Kami bertanya balik, “Benarkah?”

Beliau ambil lagi botol madunya, dicium lagi, kemudian berkata “Ya benar.” jawab beliau.

Tidak puas dengan satu pendapat, kami cari pendapat lain. Kali ini salah satu suplier yang juga sudah memasok lama, beliau menjelaskan berdasarkan uji organoleptik yang beliau lakukan, maka kesimpulannya sampel madu yang kami berikan ‘tidak memiliki karakter yang 100 % madu hutan’.

Sejak saat itu kami memutus kontrak dengan suplier madu yang gagal uji organoleptik ini.

Sejak saat itu juga, kami belajar bagaimana melakukan pengujian secara mandiri baik lab maupun organoleptik. Madu yang masuk ke gudang refillmadu harus lulus uji sebelum akhirnya didistribusikan.

 

sarang-madu

Order Madu Al-Hafizh Via admin Wa : 0813-7072-1854

 

Kesimpulan

Jadi apa kesimpulan yang dapat kita ambil dari pembicaraan tentang madu asli dan palsu ini?

Pertama, Ada banyak mitos yang berkembang di masyarakat dan itu tidak berdasar, sehingga untuk mengetahui madu yang kita konsumsi adalah madu asli atau palsu, kita bisa melakukan dua pengujian utama. Uji Laboratorium dan Uji Organoleptik.

Kedua, jika kita kesulitan melalukan pengujian di atas, maka langkah selanjutnya adalah lihat siapa penjual madunya, jika kita mengenalnya sebagai orang yang jujur lagi amanah, maka beliau akan berusaha keras untuk menjaga madu yang didistribusikannya. Selain itu, apakah para penjual ini mengonsumsi sendiri produk mereka? Jika tidak, kita patut curiga.

Ketiga, Madu Al-Hafizh adalah madu hutan sumatera yang kita dapat dari hutan-hutan di sekitaran Riau yang sudah kita ujicobakan ke laboratorium baik yang canggih maupun yang konvensional. Selain itu juga kita lakukan uji organoleptik setiap madu masuk dari petani. Sehingga dengan ini kita bisa secara yakin menilai madu yang kita jual, ini madu asli bukan palsu.

Demikian penjelasan kami tentang madu asli dan palsu, memang sebelumnya sudah pernah kita buat artikel tentang ini. Namun, sepertinya kami harus membuat satu artikel lagi yang lebih lengkap dan benar-benar bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan konsumen Madu Al-Hafizh selama ini.

Semoga bermanfaat.

 

 

 

Tags: , , , , , ,

Bagikan ke

Madu Asli dan Palsu, Sudah Kenal Cirinya?

  • Icha Marina Elliza

    Tentang raw honey ini punya pengalaman waktu kecil dulu sama almarhum bapak kami bang.
    Kebetulan sering dapat stok madu asal riau. Madu hutan yang raw itu. Kadar gas nya tinggi. Jadi pas direfill ke botol botol kecil sering kali riba-tiba meletup tutup botolnya ke atas. Kadang saking banyaknya botol, sahut-sahutan orang tu.

    Balas 25 Desember 2022 | 14:43
  • www.jejakbunda.com

    Artikel yang cukup padat gizi dan wajib dibaca nih buat pegiat makanan sehat.
    .
    Sekitar tahun 90 saat banyak penjaja madu botolan (dulu masih pake kemasan botol sirup) dan ditutup plastik. Mereka datang ke rumah-rumah mengedukasi hal2 mitos yang tak jarang bikin masyarakat bingung.

    Syukurlah Ayah almarhum turut terjun berternak madu dari hutan di Riau Pekanbaru. Akhirnya kami terhindar dari hal mitos terkait madu

    Balas 25 Desember 2022 | 13:37
  • lance rosa

    baca artikel ini serasa baca artikel ilmiah bang. keren. saya jdi tahu kalau madu terbaik adalah madu lokal. bukan manuka honey. nice share bang.

    Balas 21 Desember 2022 | 13:36
  • lance rosa

    Wuah saya seperti baca jurnal ilmiah ini bang. Dengan membaca artikel abang mengenai madu aslu dan palsu ini saya jadi tahu bahwa madu yg paking baik buat tubuh kita adalah madu lokal. Saya pikir itu dulu manuka honey itu yg paling bagus bang. ternyata oh ternyata…madu lokal lah yg terbaik ya bang. nice info bang

    Balas 21 Desember 2022 | 13:29

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

18 + seventeen =

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Madu Asli dan Palsu, Sudah Kenal Cirinya?

Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Admin Refillmadu
● online
Admin Refillmadu
● online
Halo, perkenalkan saya Admin Refillmadu
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: